top of page


5 Cara Sederhana Membantu Anak Cepat Bicara
Banyak orang tua berpikir, “Nanti juga anak bisa ngomong sendiri.” Padahal, kemampuan bahasa anak tidak muncul begitu saja. Ia tumbuh dari interaksi kecil yang dilakukan setiap hari mulai dari ngobrol ringan, membacakan buku, sampai merespons celotehan bayi yang terdengar belum jelas. Kabar baiknya, orang tua tidak perlu metode rumit atau alat mahal. Cukup hadir, terlibat, dan konsisten. Kenapa Peran Orang Tua Sangat Penting? Anak belajar bahasa bukan hanya dari apa yang ia
Isyfa Maelidya
3 hari yang lalu2 menit membaca


Fase Pemerolehan Bahasa Anak: Dari Tangisan Pertama Sampai Lancar Bicara
Pernah terpikir? bagaimana seorang anak yang awalnya cuma bisa menangis, akhirnya bisa bicara panjang lebar/ story telling ? Jawabannya ada pada fase pemerolehan bahasa . Proses ini tidak instan, tapi bertahap dan sangat berkaitan dengan perkembangan kognitif anak. Dari sekadar bersuara, mengoceh, mengucapkan satu kata, sampai akhirnya bisa menyusun kalimat lengkap dengan tujuan yang jelas. Menariknya, semua kemampuan bahasa yang diperoleh anak akan tersimpan dalam memorinya.
Isyfa Maelidya
3 hari yang lalu2 menit membaca


Bagaimana Anak Belajar Bahasa? Ini Penjelasannya:
Pernah nggak kita mendengar anak kecil bilang “tutu” padahal maksudnya “susu” ? Atau memanggil “buna” alih-alih “bunda” ? Kedengarannya lucu, ya. Tapi di balik kelucuan itu, sebenarnya mereka sedang dalam proses besar yang sedang terjadi yaitu pemerolehan bahasa. Bagaimana sebenarnya anak belajar bahasa? 1. Behaviorisme: Anak Itu Peniru Ulung Teori ini berpandangan bahwa anak lahir seperti kertas kosong. Artinya, bayi belum membawa bahasa apa pun sejak lahir. Mereka bela
Isyfa Maelidya
3 hari yang lalu2 menit membaca


Media & Aktivitas Pendukung Proses Belajar Anak
Media dan aktivitas belajar berfungsi untuk mendukung proses , dan bukan mengambil alih peran orang tua atau bahkan menekan anak untuk mencapai target tertentu. Media belajar yang terbaik bukanlah media yang paling mahal atau paling canggih, melainkan media yang memberi ruang bagi anak untuk: bereksplorasi dengan bebas mencoba berulang kali menentukan ritmenya sendiri Media yang tepat membantu anak belajar dengan aman dan bermakna , dan bukan merasa diuji. Prinsip Memilih Med
Jelajah Ilmu Buana
5 hari yang lalu2 menit membaca


Cara Mendampingi Anak Belajar
Mendampingi anak belajar bukan tentang seberapa lama orang tua duduk menunggui anak mengerjakan tugas, namun bagaimana orang tua hadir dalam keseharian anak. Cara orang tua menyikapi anak secara langsung membentuk pengalaman belajar anak, melebihi dari alat atau metode pembelajaran apapun. Berikut prinsip sederhana yang bisa diterapkah sehari-hari di rumah. 1. Hadir Sepenuhnya, Meski Sebentar Anak tidak selalu membutuhkan waktu yang lama,tetapi membutuhkan kehadiran yang sepe
Jelajah Ilmu Buana
6 hari yang lalu2 menit membaca


Panduan Berdasarkan Usia
Setiap usia anak memiliki kebutuhan belajar yang berbeda . Mendampingi anak belajar tidak bisa disamaratakan, karena yang dibutuhkan anak usia 1 tahun tidak sama dengan anak usia 5 tahun. Di bawah ini adalah panduan umum yang sesuai dengan usia anak agar orang tua bisa menemani belajar secara tepat. Usia 0-2 Tahun: Rasa Aman dan Eksplorasi Sensorik Pada usia ini, belajar bukan tentang mengenal huruf atau angka, numerasi maupun literasi. Cara belajar bayi adalah dengan: merab
Jelajah Ilmu Buana
6 hari yang lalu2 menit membaca


Tujuan Belajar Anak Bukan untuk Sekadar Bisa, tapi untuk Bertumbuh.
Belajar bagi anak bukan tentang seberapa cepat dia bisa atau tahu, melainkan bagaimana ia bertumbuh sebagai orang yang mau belajar sepanjang hidupnya (lifelong learner) . Di dunia yang terus berubah, kemampuan yang paling penting bukanlah hafalan namun: rasa ingin tahunya berani mencoba menerima kegagalan keinginan untuk terus belajar Hal inilah yang menjadi arah utama kurikulum pendidikan saat ini, yaitu belajar sebagai proses berkelanjutan dan bukan pencapaian akademik sesa
Jelajah Ilmu Buana
6 hari yang lalu1 menit membaca


Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar
Anak mulai belajar bukan berawal dari buku, namun dari rasa aman. Rasa aman ini tidak datang bukan dari orang tua yang serba tahu, melainkan dari orang tua yang hadir. Adapun untuk mendampingi anak belajar, orang tua tidak perlu memiliki kompetensi keguruan. Orang tua tidak perlu memahami metode pedagogi, urutan kurikulum, dapat menjelaskan semua hal, maupun selalu bisa menjawab pertanyaan anak. Peran utama orang tua adalah: hadir . Menemani anak saat dia penasaran akan sesua
Jelajah Ilmu Buana
6 hari yang lalu1 menit membaca
bottom of page