Media & Aktivitas Pendukung Proses Belajar Anak
- Jelajah Ilmu Buana
- 6 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Media dan aktivitas belajar berfungsi untuk mendukung proses, dan bukan mengambil alih peran orang tua atau bahkan menekan anak untuk mencapai target tertentu.
Media belajar yang terbaik bukanlah media yang paling mahal atau paling canggih, melainkan media yang memberi ruang bagi anak untuk:
bereksplorasi dengan bebas
mencoba berulang kali
menentukan ritmenya sendiri
Media yang tepat membantu anak belajar dengan aman dan bermakna, dan bukan merasa diuji.
Prinsip Memilih Media Belajar
Saat memilih media atau aktivitas, orang tua dapat mempertimbangkan hal berikut:
Terbuka (open-ended) : Tidak memiliki satu jawaban yang benar. Anak jadi bebas mencoba dan menafsirkan.
Fleksibel: Bisa dimainkan dengan berbagai cara, sesuai minat dan usia anak.
Sederhana dan aman: Tidak berlebihan secara visual atau memiliki instruksi yang panjang.
Mengundang interaksi: Mendorong percakapan, imajinasi, dan kerja sama dengan orang lain.
Media yang baik tidak memaksa anak “cepat bisa”, tetapi menumbuhkan dan mendampingi proses berpikirnya.
Memilih Media Belajar Sesuai dengan Usia Anak
Media pembelajaran perlu disesuaikan dengan usia dan kesiapan anak.
Pada tahap awal, terutama bayi, belajar terjadi melalui stimulasi sensorik. Mainan yang sederhana dengan rangsangan auditori lembut (seperti bunyi nyit-nyit atau suara keresek), tekstur yang aman untuk diraba, serta visual berwarna kontras membantu bayi mengenali suara, sentuhan, dan perbedaan visual secara alami, tanpa perlu diarahkan atau dipaksa.

Contoh Aktivitas Sehari-hari yang Sarat Makna
Belajar tidak selalu membutuhkan alat yang khusus. Banyak aktivitas sederhana di rumah yang sudah kaya pengalaman belajar, seperti:
bermain peran
menyusun dan mengelompokkan benda
membaca bersama (tanpa target halaman, waktu selesai, maupun jumlah buku)
mengamati lingkungan sekitar
bercerita tentang apa yang dilihat dan dirasakan
Dalam aktivitas ini, peran orang tua tetap sama: hadir, mengamati, dan merespons, bukan mengarahkan berlebihan.
Catatan Penting
Tidak semua anak perlu media yang sama.
Tidak semua aktivitas harus dilakukan setiap hari.
Yang terpenting bukan berapa banyak alat yang dimiliki, tetapi bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungannya.
Media dan aktivitas yang digunakan dengan sikap tenang dan tanpa paksaan akan membantu anak:
merasa aman untuk mencoba
menikmati proses belajar
dan membangun hubungan positif dengan belajar itu sendiri



Komentar